MASA AWAL KEHUDIPUAN
Berdasarkan temuan artefak dan fosil manusia yang beragam mulai dari Pithecanthropus Erectus, Homo Wajakensis, dan Homo Sapiens sebagai manusia terakhir modern yang menjelaskan bahwa nilai-nilai kehidupan sudah mengacu kepada nilai selanjutnya menjadi indikator nilai pancasila
(Al Anshori M. Junaedi, 2010 : 8-9)
https://www.kompas.com/stori/read/2021/05/01/172957679/zaman-paleolitikum-ciri-ciri-peninggalan-dan-manusia-pendukung?page=all
Pada zaman Batu Tua (Palaeotikum) alat-alat dibuat dari batu kasar yang
tidak diasah dan dihaluskan. Alat-alat dari batu kasar pada zaman batu tua
ini adalah chopper / kapak genggam. Kehidupan masyarakat pada zaman
batu tua masih sederhana. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari
mereka sangat bergantung pada alam. Oleh karena itu, tempat tinggal
mereka berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Tempat
yang ditinggali adalah daerah yang subur dan banyak menyediakan bahan
makanan
Kebudayaan Batu Tengah (Mesolitikum) alat-alat masih sama dengan
zaman batu tua, yaitu berbentuk kasar, tidak diasah, dan tidak
dihaluskan . Alat-alat yang dihasilkan pada zaman ini antara lain
pebble (kapak genggam, sejenis chopper pada masa Palaeotikum) dan
hacle courte (kapak pendek).
Pada zaman batu Muda (Neolitikum) alat alat dibuat dari batu yang
sudah diasah atau dihaluskan. Selain itu, pembuatan alat-alat ini sudah
mulai memperhatikan nilai seninya. Alat-alat dari batu pada zaman batu
muda ini adalah kapak persegi dan kapak lonjong.
Pada zaman Batu Muda (Neolitikum) alat alat dibuat dari batu yang sudah
diasah atau dihaluskan. Selain itu, pembuatan alat-alat ini sudah mulai
memperhatikan nilai seninya. Alat-alat dari batu pada zaman batu muda ini
adalah kapak persegi dan kapak lonjong. Masyarakat pada zaman batu muda ini sudah hidup menetap dengan
membuat dan menempati rumah-rumah. Rumah-rumah itu dibuat dari
kayu, bambu, dan daun-daunan. Mereka sudah hidup berkelompok
membentuk suatu masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,
mereka bercocok tanam dengan menggunakan kapan lonjong dan kapak
persegi
Pada zaman Batu Besar (Megalitikum), banyak bangunan yang dibuat dari
batu-batu yang besar. Bangunan-bangunan pada zaman batu besar ini,
antara lain menhir, dolmen, punden berundak, peti kubur (sarcopagus),
kubur batu dan arca-arca
Pada zaman batu manusia nya tergolong masih sangat sederhana, karena
mereka kebanyakan bergantung dengan alam dari cara tempat tinggal juga
makanan. Tetapi seiring berkembangnya pola pikir yang lebih realistis dan
logis manusia pun juga ikut lebih menyelaraskan diri dengan alam seperti,
tidak selalu menggantungkan alam sebagai kehidupan mereka melainkan
mereka yang lebih membutuhkan alam untuk hal-hal tertentu saja dan
selebihnya mereka olah sendiri dari hasil kerja
Zaman Tembaga adalah zaman ketika manusia menggunakan tembaga
sebagai bahan untuk membuat alat-alat untuk kebutuhan hidupnya.
Zaman Perunggu adalah zaman manusia membuat alat-alat dengan
menggunakan perunggu, alat-alatnya antara lain adalah kapak corong,
nekara, dan moko.
Zaman Besi adalah zaman manusia membuat suatu alat dengan terlebih
dahulu melebur besi dari bijihnya kemudia menuangkan ke dalam “cetakan”
menjadi alat-alat yang hendak dibuat, alat-alat yang dibuat antara lain
mata kapak dan mata tombak.
alat-alat zaman besi



Komentar
Posting Komentar